Om Wawan |
00:16 |
0
komentar
 |
Taman Nasional Komodo
|
Kendurkan syaraf dan bebaskan pikiran Anda untuk berpetualang di
tempat yang menakjubkan ini. Saat berada di Taman Nasional Komodo seakan
saja Anda berada di planet lain, sebuah pengalaman sangat mengesankan
dan tak terlupakan bila mengunjunginya.
 |
| Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur |
Datanglah
ke Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur. Ada keindahan menunggu
Anda di sini, belum lagi kekayaan biota bawah airnya. Sementara di
atasnya terpampang pulau-pulau indah berpasir putih hingga yang berpasir
merah muda indahnya saat disapa matahari.
Komodo adalah makhluk besar mirip kadal raksasa dengan memiliki
panjang 2-3 m dan berat mencapai 165 kg, atau 100 kg saat perut kosong.
Meskipun penampilannya menyeramkan, komodo bukanlah hewan pemburu yang
aktif, mereka merupakan predator yang sabar. Di alam liar, komodo
biasanya memburu mangsa yang lemah atau sudah terluka. Mereka hanya
butuh satu gigitan untuk melumpuhkan mangsanya. Setelah mengintai
mangsanya, terkadang hingga berhari-hari, komodo akan memakan mangsanya
yang tengah sekarat.
Meski besar ukurannya, bersisik, berkuku tajam, lidah menjulur
bercabang dua, serta bentuknya yang purba tetapi Anda tidak perlu takut
melihatnya seseram itu karena setiap pengunjung termasuk Anda yang ingin
melihat hewan ini akan ditemani
jagawana yang sekaligus sebagai pawang. Anda tinggal mematuhi saja semua petunjuk dan saran pemandu berpengalaman ini.
 |
| Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur |
Komodo
(Varanus komodoensis)
adalah spesies langka yang hampir punah, hanya dapat Anda temukan di
Taman Nasional Komodo. Karena keunikan dan kelangkaannya, Taman Nasional
Komodo dinyatakan sebagai
a World Heritage Site dan
Man and Biosphere Reserve oleh UNESCO tahun 1986. Pertama kali ditemukan dunia ilmiah tahun 1911 oleh
JKH Van Steyn.
Sejak saat itu kemudian memperluas tujuan konservasinya juga untuk
melindungi seluruh keanekaragaman hayati, baik laut dan darat.
Taman ini mencakup 3 pulau utama yaitu Pulau Komodo, Rinca, dan
Padar, banyak juga pulau-pulau kecil lainnya yang jika dijumlahkan
memiliki luas tanah 603 km². Total luas Taman Nasional Komodo saat ini
adalah 1.817 km². Diperluas hingga 25 km² (Pulau Banta) dan 479 km²
perairan laut akan menghasilkan total luas hingga 2.321 km². Setidaknya
2500 ekor komodo hidup di wilayah ini. Komodo berukuran besar biasanya
memiliki panjang 3 m dan berat 90 kg. Habitat komodo adalah alam terbuka
dengan padang rumput
savanna, hutan hujan, pantai berpasir
putih, batu karang, dan pantai yang airnya jernih. Di kawasan ini, Anda
juga dapat menemukan kuda, banteng liar, rusa, babi hutan jantan, ular,
kera, dan berbagai jenis burung.
 |
| Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur |
Taman Nasional Komodo memiliki biota bawah laut yang menakjubkan. Para penyelam mengatakan bahwa perairan Komodo adalah salah satu tempat menyelam terbaik di dunia.
Memiliki pemandangan bawah laut yang memukau. Anda dapat menemukan 385
spesies karang yang indah, hutan mangrove, dan rumput laut sebagai rumah
bagi ribuan spesies ikan, 70 jenis bunga karang, 10 jenis lumba-lumba, 6
macam paus, penyu hijau, dan berbagai jenis hiu dan ikan pari.
Aktivitas
Kuliner, Berbelanja, Akomodasi, Kegiatan
Di Loh Liang, manajemen Taman Nasional Komodo (PT Putri Naga Komodo)
menyediakan restoran. Tidak ada restoran di Pulau Rinca. Hanya ada satu
kios yang menjual minuman dan makanan ringan. Jika Anda menginap di
wisma maka Anda akan mendapatkan makanan. Jika Anda menyewa perahu
motor, harga sewa biasanya termasuk makan tetapi sebaiknya Anda
mengkonfirmasi saat bernegosiasi harga sewa.
Seperti di Loh Liang (Pulau Komodo) maka di Loh Buaya (Pulau Rinca)
juga memiliki wisma sederhana dengan beberapa kamar. Hotel mewah dengan
kapasitas terbatas sedang dibangun di Loh Liang. Kebanyakan wisatawan
yang mengunjungi Pulau Rinca tidak menginap di sini, mereka datang dari Labuan Bajo
dan menginap di hotel-hotel di Labuan. Wisatawan yang datang ke Pulau
Komodo biasanya menginap di perahu motor sewaan. Hampir semua perahu
motor memiliki kabin dan kamar tidur. Perahu motor besar biasanya
memiliki tempat tidur yang nyaman.
Rumah-Rumah Penjaga Pulau KomodoRumah penjaga taman
nasional yang telah direnovasi menjadi akomodasi bergaya ekologi, dengan
fasilitas modern seperti kamar mandi pribadi, persediaan listrik yang
terbatas, makan. Hanya beberapa langkah ke pantai Loh Liang. Rumah
penjaga menjadi akomodasi alternatif bagi wisatawan yang karena berbagai
alasan tidak bisa tidur di perahu motor. Resor Puri
Komodo, Batu GosokTerletak
di ujung barat laut pulau Flores, tempat ini terkenal dengan nama Batu
Gosok, sebuah semenanjung yang terpisah. Tanah seluas 250.000 km² adalah
tempat menyenangkan untuk snorkeling, menyelam, dan para petualang
alam. Teluk kecil yang menakjubkan ini memilki lebih dari 1.000 m pantai
berpasir putih dan dermaga kayu mencuat 450 m ke dalam laut berwarna
turquoise. Taman laut berwarna ungu, kuning, biru, dan fuchsia bersatu
dengan warna cerah ikan yang berenang di antara karang-karang.Pondok Ekologi Bajo KomodoPondok
Ekologi Bajo berada di bawah organisasi non profit Iniradef. Lembaga
ini mengembangkan sumber daya manusia setempat dan juga bangunan
konservasi yang ramah lingkungan. Program ini disambut baik oleh
masyarakat setempat. Di sini air panas menggunakan tenaga surya,
terdapat sistem penyimpanan air, dan pengolahan limbah untuk perkebunan.
Akomodasi Perahu dari Labuan BajoTempat tidur
sederhana di dek kapal dengan kasur cukup untuk kelompok kecil sampai 4
orang, makanannya dimasak langsung di atas kapal, tersedia air mineral
dalam botol, dan toilet sederhana.
Di Labuan Bajo Anda dapat menginap dengan biaya sewa mulai dari
Rp100.000,00/malam dan makan di restorannya mulai Rp20.000,00/orang.
Akomodasi Perahu berangkat dari BimaPerahu yang
lebih besar dengan kabin, fasilitas makan, dan peralatan keamanan,
tersedia bagi wisatawan yang datang ke Komodo melalui Bima. Meskipun
menghabiskan waktu lebih dari 7 jam di air, fasilitas yang nyaman di
perahu lebih baik dibandingkan dengan perahu dari Labuan Bajo.
Banyak hal yang dapat Anda lihat dan lakukan di sini. Sebuah
pengalaman menakjubkan bila Anda melihat komodo dari jarak dekat di
habitat aslinya tentunya bersama pemandu. Di Pulau Rinca, Anda dapat
melihat komodo berbaring di luar rumah penjaga taman nasional atau
berbaring dekat rumah petugas. Sebelumnya, untuk bisa melihat komodo,
Anda harus memberikan kambing sehingga menarik perhatian komodo, namun
hal tersebut sudah dilarang saat ini.
Jika Anda tidak sempat melihat komodo, maka Pulau Rinca dan Komodo
memiliki pemandangan yang indah dengan pantai berpasir putih, hutan
mangrove, padang rumput savanna, dan pantai biru yang jernih.
Di sini juga Anda dapat melakukan kegitan lain seperti diving dan snorkeling.
Anda juga dapat melaut dengan menggunakan kapal layar atau perahu
nelayan. Beberapa tempat menyelam yang disarankan adalah Pantai Merah,
Batu Bolong, dan Pulau Tatawa.
Di Pantai Merah Anda akan menikmati pantai indah yang berpasir merah
muda. Saat ombak menyapu maka warna pasir berubah manjadi merah muda.
Pantai yang seperti ini diperkirakan hanya ada 7 di dunia. Terumbu
karang di bawah lautnya sangat menakjubkan karena dihuni beragam ikan
hias yang berwarna warni seperti bat fish, butterfly fish, dan clown
fish. Jumlahnya diperkirakan mencapai 1000 species ikan, 260 species
terumbu karang, dan 70 species sponge. Bagaimana, tertarik?
Saat Anda berada di perahu jangan heran bila disambut oleh
lumba-lumba, bahkan bila beruntung Anda dapat melihat penyu hijau
ataupun paus berenang di perairan ini.
Jika Anda ingin melihat ribuan kelelawar maka Anda dapat menginap di perahu motor di perairan Pulau Kalong dekat Pulau Rinca.
Berikut ini keterangan tentang alam di Taman Nasional komodo.
Terrestrial Fauna
Hewan yang Hidup di DaratDi Pulau ini hewan yang
hidup di darat jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan hewan lautnya.
Akan tetapi, meski di darat dihuni sedikit jenis hewan namun merupakan
habitat untuk hewan unik komodo. Banyak juga terdapat hewan mamalia khas
seperti, rusa, babi, beruk, dan musang. Beberapa hewan reptil dan
burung memiliki kemiripan seperti yang terdapat di Australia. Termasuk
scrubfowl berkaki jingga, lesser sulpher-crested cockatoo, dan nosy
friarbird.
Hewan reptil selain komodo adalah 12 spesies ular yang hidup daratan
pulau ini. Termasuk cobra (Naja naja sputatrix), Russel’s pit viper
(Vipera russeli), dan ular pohon hijau yang berbisa (Trimeresurus
albolabris). Kadal termasuk 9 spesies skink (Scinidae), tokek
(Gekkonidae), kadal tak bertungkai (Dibamidae), dan biawak (Varanidae).
Jenis katak seperti bullfrog Asia (Kaloula baleata), Oreophyne
jeffersoniana, dan Oreophyne darewskyi. Mereka biasanya dapat ditemukan
di dataran tinggi yang lembab.
Hewan mamalia meliputi rusa timor (Cervus timorensis), mangsa utama
komodo, kuda (Equua sp.), kerbau (Bubalus bubalis), babi jantan hutan
(Sus scrofa vittatus), beruk ekor panjang (Macaca fascicularis), musang
palem (Paradoxurus hermaphrodites lehmanni), tikus yang hanya terdapat
di Pulau Rinca (Rattus rintjanus), dan kelelawar buah. Anda juga dapat
menemukan kambing, anjing, dan kucing.
Burung adalah salah satu spesies utama di sini. Ada scrubfowl berkaki
jingga (Megapodius reinwardti), burung yang hidup di darat. Di kawasan
padang rumput savanna terdapat 27 spesies yang dapat Anda amati.
Geopelia striata dan Streptopelia chinensis adalah spesies yang paling
banyak ditemui. Ada juga 28 spesies burung, Philemon buceroides, Ducula
aenea, dan Zosterops chloris yang paling sering ditemui.
Lingkungan Fisik LautWilayah laut membentuk 67%
taman nasional. Perairan terbuka di taman nasional memiliki kedalaman
100 dan 200 m. Selat Rinca dan Flores serta Padar dan Rinca, relatif
dangkal sedalam 30 sampai 70 m, dengan arus yang besar. Kombinasi dari
arus yang deras, batu karang, dan pulau-pulau kecil membuat pulau-pulau
di sekitar Pulau Komodo sulit dijangkau dan berbahaya. Pelabuhan dalam
yang aman terdapat di teluk Loh Liang di pantai timur Pulau Komodo,
pantai tenggara Padar, dan teluk Loh Kima dan Loh Dasami di Rinca.
Di bagian utara taman nasional, suhu airnya berkisar antara 25-29ºC.
Di bagian tengah, suhu air berkisar antara 24 dan 28ºC. Suhu airnya
lebih rendah di bagian selatan, berkisar antara 22-28ºC dengan tingkat
keasinan sekitar 34 ppt dan airnya cukup jernih meskipun air yang dekat
dengan pulau sedikit keruh.
Ekosistem LautIndonesia merupakan satu-satunya
wilayah yang dilewati garis khatulistiwa di dunia dimana terdapat
pertukaran flora dan fauna laut antara samudra pasifik dan Hindia.
Koridor di Nusa Tenggara (dahulunya pulau Sunda Leusser) antara Sunda
dan Sahul menunda perpindahan antara samudra Pasifik dan Hindia. 3
ekosistem utama di Taman Nasional Komodo adalah bentangan laut, batu
karang, dan hutan hutan mangrove (bakau). Taman nansional ini adalah
jalur perpindahan cetacean.
Tumbuhan LautTiga flora utama di lautnya adalah
alga, rumput laut, dan pohon bakau. Alga adalah tumbuhan primitif yang
tidak memiliki akar, daun, dan batang. Susunan karang alga yang penting
adalah alga merah coralline yang mengeluarkan kerangka batu gamping yang
keras yang dapat mengerak dan melekatkan karang yang sudah mati. Lamun
atau Seagrass adalah tumbuhan modern yang menghasilkan bunga,
buah-buhan, dan biji-bijian untuk reproduksi. Seperti namanya, bentuk
lamun seperti sehelai besar rumput yang tumbuh di bawah laut di pasir
dekat tepi laut.
Thallasia sp. dan Zastera spp. adalah spesies yang paling banyak
ditemui di taman nasional. Pohon bakau dapat hidup di tanah yang asin
atau air dan dapat ditemukan di seluruh taman nasional. Didentifikasi
setidaknya 19 spesies bakau asli dan beberapa spesies bakau yang lain
yang berada di perbatasan taman nasional.
Hewan LautTaman Nasional Komodo termasuk dalam salah
satu alam laut terkaya di dunia. Kehidupan laut di taman nasional ini
tercatat sebanyak 259 jenis karang dan 1.000 jenis ikan seperti
barakuda, marlin, ekor kuning, kakap merah, baronang. Di sini Anda dapat
temukan foram, cnidarian, termasuk lebih dari 260 spesies susunan
terumbu karang, bunga karang sekitar 70 spesies, ascidian, cacing laut,
moluska, echinoderm, udang-udangan, cartilaginous, dan ikan bertulang
lebih dari 1.000 spesies, reptil laut, dan mamalia laut seperti
lumba-lumba, paus, dan dugong. Beberapa spesies penting yang bernilai
komersil adalah timun laut (Holothuria), Napoleon wrasse (Cheilinus
undulates), dan ikan-ikan yang berkelompk seperti sarden.
Foto
Category:
Travel
0 komentar