Soal Freeport, Megawati: Ya Allah, tak Salah Ributnya Panjang Seperti Ini...
| Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kanan) berbincang dengan Ketua DPR Setya Novanto (kiri) usai menonton Pagelaran Peduli Bangun Majapahit di Teater Besar TIM ,Jakarta, Kamis (26/11). |
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --
Presiden Kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri mengaku
bingung terkait perkara perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia yang
tidak selesai hingga sekarang, namun malah ribut terkait dugaan
permintaan saham perusahaan tersebut.
"Ini
yang lagi ribut-ribut soal Freeport, itu baru satu ya, hanya Freeport
saja. Ya Allah, tidak salah ributnya panjang seperti ini," katanya
Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta, Senin (7/12).
(Baca: Jokowi Marah Besar Setelah Baca Transkrip Lengkap Rekaman)
Hal
itu disampaikannya dalam pidato di Simposium Kebangsaan bertajuk
Refleksi Nasional Praktek Konstitusi dan Ketenagakerjaan Pasca
Reformasi", di Gedung Nusantara IV, Jakarta, Senin.
Menurut
dia, Indonesia merupakan bangsa yang kaya sumber daya alam sumber daya
mineral, serta dirinya mempertanyakan apa yang tidak ada di Indonesia
karena Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia.
Dia
menilai, dengan kekayaan alam tersebut, dirinya meyakini bahwa
Indonesia nantinya akan pintar dan mampu mengolah kekayaan alam yang
dimilikinya. "Presiden Pertama Indonesia Soekarno mengamanatkan
Indonesia harus menjadi bangsa yang ulet, tegar dan jujur," ujarnya.
(Baca: Setya Novanto: Seolah-Olah Saya Telah Menjadi Penjahat)
Dia
juga mengimbau agar para wakil rakyat di parlemen tidak terus
memperlihatkan upaya saling menjatuhkan satu dengan yang lain. Karena
menurut dia, Indonesia tidak akan maju apabila politisi terus
bertengkar, seperti yang terjadi saat ini.
"Berhentilah
politisi berantem, karena kapan mau majunya negeri ini," katanya. Acara
tersebut dihadiri para tokoh seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua
MPR Zulkifli Hasan, para Wakil Ketua MPR Mahyudin, dan Oesman Sapta
Odang.
Sumber : Antara
Category: NEWS









0 komentar